Translate

Showing posts with label kehidupan. Show all posts
Showing posts with label kehidupan. Show all posts

Saturday, November 24, 2012

Garam dunia dan Perjanjian garam


 


Umumnya pembahasan mengenai garam dunia difokuskan pada fungsi garam dapur yang menyedapkan dan mengawetkan. Kita akan belajar lebih dalam lagi tentang garam dunia dan perjanjian garam.
MATIUS 5 : 13
13 "Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.
Maksud TUHAN YESUS dengan mengatakan, “Kamu adalah garam dunia…” bukan sekedar bermakna bahwa orang Kristen membawa suasana gurih bagi orang-orang di lingkungannya. Banyak orang yang perkataan gurih plus senyum manis, contohnya seperti yang dilontarkan waitress di depan pintu resto untuk mengajak bersantap di resto tersebut (tentunya bukan makan gratis!). Orang itu belum tentu garam dunia.
Ada yang berpendapat, bahwa sebagai garam dunia, maka orang Kristen menggarami dunia. Makna garam dunia berbeda jauh dengan menggarami dunia, Bung! Di dalam Hakim-Hakim 9:45 Abimelekh menyerang Israel, khususnya warga Sikhem, dengan menerapkan taktik perang “menggarami dunia”, yakni menaburkan garam ke tanah wilayah musuh setelah mengalahkannya. Tujuannya adalah supaya tanaman tidak dapat tumbuh. Jadi menggarami dunia sangat bertolak belakang dengan menjadi garam dunia.
IMAMAT 2 : 11, 13
11 Suatu korban sajian yang kamu persembahkan kepada TUHAN janganlah diolah beragi, karena dari ragi atau dari madu tidak boleh kamu membakar sesuatupun sebagai korban api-apian bagi TUHAN. 13 Dan tiap-tiap persembahanmu yang berupa korban sajian haruslah kaububuhi garam, janganlah kaulalaikan garam perjanjian ALLAHmu dari korban sajianmu; beserta segala persembahanmu haruslah kaupersembahkan garam.
Peraturan dalam memberi persembahan sajian adalah tidak boleh membubuhkan ragi; yang harus dibubuhkan adalah garam. Dari sini kita bisa menarik kesimpulan, bahwa garam dan ragi saling berlawanan. Ingat bahwa TUHAN YESUS pernah menasehati murid-murid-NYA agar waspada terhadap ragi Farisi. Saat itu murid-murid berpikir TUHAN YESUS mengatakan hal itu, karena mereka tidak membawa roti. Padahal yang dimaksud TUHAN YESUS bukan ragi untuk membuat roti, tetapi ajaran orang Farisi. Demikian pula saat TUHAN YESUS mengatakan, kita adalah garam dunia. Jangan kita terjebak dan menafsirkan garam dunia dengan penafsiran garam dapur.
Ragi dan garam dunia berlawanan. Ragi adalah ajaran yang bukan dari TUHAN, berlawanan dengan ajaran Firman TUHAN yang murni. Kita akan menjadi garam dunia kalau di dalam tiap persembahan (artinya ibadah) yang diberitakan adalah Firman TUHAN yang murni. Membubuhkan garam pada persembahan itu bukan sekedar persyaratan saja, tetapi merupakan perjanjian. Garam bukan sekedar pelengkap, tapi merupakan meterai perjanjian kita dengan ALLAH. Repotnya, kadang-kadang kita sungkan menolak undangan teman, calon mertua, atau bos untuk datang ke persekutuan, padahal kita tahu dalam persekutuan itu tidak diberitakan Firman TUHAN yang murni. Memang kita harus menghormati orang lain berikut segala kepercayaan yang mereka anut, namun bukan berarti kita harus mengikuti ibadah mereka, bukan?
Bukan saja korban sajian yang harus dibubuhi garam, tapi di dalam Yehezkiel 43:24-25 tertulis, bahwa korban bakaran dan korban penghapus dosa juga harus dibubuhi garam. Korban penghapus dosa adalah awal ibadah kita atau pertobatan kita dari orang berdosa menjadi orang Kristen. Artinya setiap persembahan atau ibadah itu harus mengikuti perjanjian garam.
2 TAWARIKH 13 : 5
5 Tidakkah kamu tahu, bahwa TUHAN ALLAH Israel telah memberikan kuasa kerajaan atas Israel kepada Daud dan anak-anaknya untuk selama-lamanya dengan suatu perjanjian garam?
Perjanjian garam adalah perjanjian untuk selama-lamanya atau kekal. TUHAN YESUS menyebut kita sebagai garam dunia karena memiliki ciri, yaitu rasanya yang asin, artinya kita punya kekekalan atau hidup kekal. Kalau garam tidak lagi asin, maka tidak ada gunanya selain diinjak-injak orang. Artinya sia-sia menjadi orang Kristen jika tidak memiliki hidup kekal.
TUHAN mengikat perjanjian garam atau perjanjian kekal dengan Daud, terbukti TUHAN YESUS disebut Anak Daud. Perjanjian garam antara orang beriman dengan TUHAN adalah perjanjian kekal sampai di Sorga.
MATIUS 16 : 16 - 19
16 Maka jawab Simon Petrus: "ENGKAU adalah MESIAS, ANAK ALLAH yang hidup!" 17 Kata YESUS kepadanya: "Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan BAPAKU yang di sorga. 18 Dan AKUpun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini AKU akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya. 19 Kepadamu akan KUberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga."
Perjanjian garam antara kita dengan ALLAH terjadi saat kita mengakui YESUS sebagai MESIAS seperti yang dilakukan oleh Petrus. Sejak saat itulah kita beralih dari alam maut pada hidup kekal, atau kita menjadi garam dunia.
“Apa yang kau ikat di dunia akan terikat di Sorga dan apa yang kau lepas di dunia akan terlepas di Sorga” artinya TUHAN di Sorga memonitor keadaan anak-anak-NYA di dunia. Jika kita di dunia mengalami kesulitan, TUHAN di Sorga tahu dan merasakannya. Tentu saja ALLAH tidak mungkin mengalami kesulitan, karena itu DIA pasti akan menyesaikan segala masalah kita.
YEHEZKIEL 16 : 4
4 Kelahiranmu begini: Waktu engkau dilahirkan, pusatmu tidak dipotong dan engkau tidak dibasuh dengan air supaya bersih; juga dengan garampun engkau tidak digosok atau dibedungi dengan lampin.
Kondisi kita sebelum bertobat adalah tali pusat kita tidak dipotong, artinya hubungan dengan Adam yang membawa dosa asal belum terputus. Tidak dibasuh dengan air sama dengan tidak bersih dari dosa atau masih berbuat dosa. Kita juga tidak dibendung kain lampin, kita masih telanjang karena dosa. Kain lampin adalah tanda spesifik, sebab TUHAN YESUS lahir dibungkus dengan kain lampin. Sebelum naik ke kayu salib, TUHAN ditelanjangi dan kebenaran-NYA itu diberikan supaya kita bisa mengikat perjanjian garam dengan ALLAH yang membawa pada hidup kekal.
MARKUS 9 : 50
50 Garam memang baik, tetapi jika garam menjadi hambar, dengan apakah kamu mengasinkannya? Hendaklah kamu selalu mempunyai garam dalam dirimu dan selalu hidup berdamai yang seorang dengan yang lain."
Orang Kristen tidak dituntut hendaklah engkau berbahasa roh, hendaklah engkau memiliki karunia nubuat, tetapi dituntut memiliki garam di dalam hidupnya, yaitu memiliki hidup kekal. Itu adalah tujuan utama kita sebagai orang Kristen. Tanpa memiliki hidup kekal, maka di dalam hidup kita tidak akan ada damai sejahtera.
Garam yang hambar sama saja bukan garam, kekristenan tanpa hidup kekal tidak ada artinya. Namun kita tidak mungkin dapat mengusahakan hidup kekal dengan usaha kita sendiri. Cara satu-satunya untuk memulihkannya adalah dengan berbalik kepada TUHAN YESUS dan mengakui DIA sebagai Juruselamat kita.
Setelah kita memiliki garam di dalam hidup kita atau kita menjadi garam dunia, maka sebagai buktinya adalah kita hidup damai dengan orang lain. Hidup damai dan mengasihi anggota keluarga yang lain di dalam rumah tangga, damai di dalam lingkungan pekerjaan, pergaulan, di mana pun kita berada.
1 YOHANES 4 : 20
20 Jikalau seorang berkata: "Aku mengasihi ALLAH," dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi ALLAH, yang tidak dilihatnya.
Bohong kalau orang Kristen mengatakan dia mengasihi ALLAH tapi membenci saudaranya. Sebab tidak mungkin seseorang bisa mengashi ALLAH yang tidak kasat mata jika dia tidak bisa mengasihi saudaranya sendiri. Warna asli garam adalah transparan, bukan putih. Hidup kekal itu transparan, tidak terlihat, tetapi ada dan nyata. Garam dunia ini bukan dilihat dari warnanya, karena memang tidak terlihat, tetapi dari rasanya yang dinyatakan dengan saling mengasihi.
Perlu diingat, mengasihi itu bukan bersikap kompomi, namun justru menegur orang yang berbuat salah. Sikap tidak mau menengur malah menunjukkan sikap menjerumuskan dan tidak adanya kasih. TUHAN sendiri berfirman, “Barangsiapa KUkasihi, ia KUtegor.”
Tunjukkanlah kasih kita dengan mau bersaksi kepada orang lain, agar mereka juga terikat dengan perjanjian garam, perjanjian kekal dengan ALLAH. Itulah tugas kita sebagai garam dunia. Amin.

Yesus bukanlah sahabat orang berdosa tetapi Pengasih pendosa



Yesus tidak berdosa, atau teman orang-orang berdosa. Dia baik dan penuh kasih pada orang-orang berdosa, dan tidak pernah melakukan dosa dalam hubungan-Nya dengan orang-orang berdosa karena Dia "melakukan dosa, tidak ada tipu daya dalam mulut-Nya" (1 Petrus 2:22; Yesaya 53:9). Komunikasi dengan orang-orang berdosa adalah murni dan tidak pernah mendorong mereka dalam dosa.
Contoh ketika kita melihat orang asing yang berada dalam kesulitan kita mencoba untuk membantu mereka, itu tidak berarti bahwa kita berteman dengan dia, itu berarti kita penuh kasih untuk membantunya.
Kita juga tahu bahwa Yesus membenci kejahatan di Ibrani 1:9:. Anda telah mengasihi kebenaran dan membenci kejahatan, karena Tuhan, Allahmu, telah mengurapi Anda dengan minyak sukacita melampaui sahabat Anda "Hatinya sedih atas mereka yang dosa dan Yesus membenci dosa di dalam kita masing-masing. Yesus membenci dosa sehingga Dia pergi ke kayu salib untuk menghapuskan dosa Yesus tidak ingin meninggalkan kita yang hidup dalam dosa-dosa kita tetapi. Ia datang untuk mati bagi dosa-dosa kita dan untuk memberdayakan kita melalui Roh untuk mengatasi dosa.
Kasih sayang tidak toleransi sama atau persahabatan terutama di mana dosa yang bersangkutan. Adapun yang ditemukan di perusahaan orang-orang berdosa, Yesus juga memberikan alasan-Nya untuk itu: Orang-orang sakit membutuhkan dokter. Dia makan dengan orang berdosa, untuk tidak menyetujui gaya hidup mereka, tetapi untuk memanggil mereka untuk bertobat (Luk. 5:29-32).
Kita tidak harus membuat alasan untuk dosa-dosa kita tidak seharusnya kita menyembunyikan dosa-dosa kita (Mazmur 32:5) tapi kita harus mengakui dosa-dosa kita kepada Bapa (1 Yohanes 1:9) dan tetap dalam iman kepada Yesus yang dapat mencuci sendiri dosa-dosa kita .
 Dengan cara yang sama, akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan. (Lukas 15:7)
Dengan cara yang sama, saya memberitahu Anda, ada sukacita di hadapan malaikat-malaikat Allah karena satu orang berdosa yang bertobat. (Lukas 15:10)
Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa untuk bertobat. (Lukas 5:32)
Teman adalah orang-orang yang selaras dengan, memiliki kemitraan dengan, memiliki perjanjian dengan, memiliki kesamaan dengan. Semuanya yang 2 Kor 6:14-18 negara. Hanya setelah berdosa bertobat dari dosa dalam menanggapi rahmat Allah dapat karakteristik seperti persahabatan seperti ini mungkin. Kebenaran terutama dipelajari oleh kontras dan 04:04 James teman kontras dan musuh-musuh Allah jelas. Terakhir, hanya dua laki-laki dibuktikan sebagai teman Tuhan dalam Alkitab adalah Musa dan Abraham.
Alkitab tersebut menunjukkan banyak fakta bahwa ALLAH TIDAK berjalan-jalan dengan senyum abadi pada semua orang, berikut adalah beberapa ayat:
Mazmur 05:05: ... Engkau  BENCI SEMUA yang melakukan kejahatan.
Rom 2:05-6:05 Tetapi karena keras kepala dan hati Anda bertobat Anda menimbun murka untuk diri sendiri pada hari murka dan penghakiman Allah yang adil, 6 yang akan membalas setiap orang menurut perbuatannya
Mat 13:41-42:41 "Anak Manusia akan menyuruh malaikat-malaikat-Nya, dan mereka akan mengumpulkan keluar dari kerajaan-Nya semua blok sandungan, dan mereka yang melakukan pelanggaran hukum, 42 dan akan dibuang ke tungku api; dalam tempat akan ada tangisan dan kertak gigi.
Yesus datang sebagai Tabib besar. Kita masih perlu membawa diri dengan rendah hati, dengan pertobatan di hadapan-Nya, serta membawa orang-orang yang kita kenal kepada-Nya. Yesus berkata "Sebanyak saya suka, saya menegur dan Kuhajar: sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah."
Dalam (Lukas 19:1-10) Banyak dari kita ingat kisah Zakheus kecil, yang harus memanjat pohon untuk melihat Kristus: Zakheus adalah pajak-pengumpul. Zakheus dianggap oleh semua di kotanya untuk menjadi orang berdosa. perubahan yang luar biasa mulai terjadi di jantung Zakheus?
Dan dia bergegas dan turun, dan menerima-Nya dengan senang hati ... Dan Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan, "Sesungguhnya, Tuhan, setengah dari harta saya, saya akan memberikan kepada orang miskin, dan jika saya telah ditipu siapa pun tentang sesuatu, saya akan memberikan kembali empat kali lipat."
Zakheus  bertobat! Kristus menghormati pertobatan Zakheus dengan kehadiran-Nya sebagai tamu di rumah Zakheus '.
Namun, warga tidak bertobat dari Yerikho tidak mau mengakui bukti pertobatan Zakheus '. Mereka menganggapnya sebagai "orang berdosa," berfokus hanya pada dosa-dosa masa lalunya jelas.
Mari kita lihat pertama pada saat Yesus menggambarkan persahabatan ..Yohanes 15:14-15: Anda adalah teman-teman saya jika Anda melakukan apa yang saya perintahkan. Tidak ada lagi yang saya sebut hamba, sebab hamba tidak tahu apa yang dilakukan tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena semua yang saya dengar dari Bapa-Ku Aku telah memberitahukan kepada kamu.
Di sini kita melihat Yesus berkata, "Anda yang mencintai dan hidup dalam dosa, kau sahabat. Ketidaktaatan terhadap Kristus bukanlah persahabatan dengan-Nya. Dia berbagi hidup-Nya dengan teman-teman patuh Nya. Ada banyak orang yang membenarkan dosa-dosa mereka menunjukkan bahwa, "Yesus makan dengan pajak-pengumpul dan orang berdosa." Alasan mereka adalah sederhana, "karena Yesus melakukan hal-hal ini maka kita juga bisa." Memang benar bahwa Alkitab mengajarkan bahwa Yesus makan dengan pajak-pengumpul dan orang berdosa (Mt 9:11;. 11:19;. Mrk 2:16; Luk 5:30;. 07:34;. 15:2) Namun, ia melakukannya untuk memberitakan Injil kepada mereka, memanggil mereka untuk bertobat dan tidak berpartisipasi dalam perbuatan jahat mereka dari kegelapan. Ketika orang-orang Farisi bertanya mengapa Yesus makan dengan orang berdosa tak bertuhan, Yesus berkata dalam Lukas 5:31-32 "Bukan orang-orang yang baik yang membutuhkan dokter, tetapi mereka yang sakit.. Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa untuk bertobat. "
Yesus membenci dosa dan ia membenci keduniawian. Dia menjadikan diriNya sama dengan keberdosaan manusia dalam rangka untuk memanggil orang-orang berdosa kepada pertobatan. Kita bahkan dapat memupuk hubungan dengan orang kafir untuk tujuan memanggil orang-orang berdosa untuk bertobat dan penginjilan mereka, tetapi tidak pernah untuk menikmati dosa mereka atau gaya hidup yang penuh dosa. Paulus mengatakan hal ini kepada Efesus di Ef. 5:3-8, II Kor. 6:14-17, I Kor. 15:33-34, II Tim. 2:16-18.
Orang-orang ini, tidak mengenal Allah, menjadi anak-anak Setan, tidak menghormati moral Allah, dan karenanya mereka menggunakan kata-kata yang sia-sia, mereka menarik dengan kedagingan keinginan, dengan sensualitas, dengan menjanjikan mereka kebebasan, tetapi mereka sendiri adalah hamba korupsi. Lalu Petrus menjelaskan bahwa orang-orang yang sangat yang menjanjikan kebebasan dan " kebebasan Kristen" sudah diatasi dengan dosa dan diperbudak untuk itu.
Yohanes 15:14: "Kamu adalah sahabat saya, jika Anda melakukan apa yang saya perintahkan.
Di sini kita melihat bahwa orang-orang berdosa tidak melakukan apa yang Yesus perintah Kristus, mereka oleh dosa alam praktek dan taat.
1 Yohanes 3:4: Setiap orang yang berbuat dosa, juga praktek pelanggaran hukum, dan dosa adalah pelanggaran hukum.
Ada banyak orang yang memutarbalikkan firman Allah dan membuat Yesus menjadi "sahabat orang berdosa" dan kepolosan klaim sebelum Kristus.
Mari kita lihat Lukas 7:33-35:33 "Karena Yohanes Pembaptis datang, Ia makan roti dan minum anggur, dan kamu berkata, 'Ia kerasukan setan!" 34 "Anak Manusia datang, Ia makan dan minum, dan kamu berkata, '! Sesungguhnya, seorang pria rakus, dan pemabuk, teman-pengumpul pajak dan orang berdosa' 35 "Namun hikmat yang dibenarkan oleh semua anak-anaknya."
Hal ini jelas bahwa ada empat tuduhan yang dilemparkan keluar Juruselamat kita dan hamba-Nya, Yohanes Pembaptis, di bagian ini ...
Yohanes Pembaptis "memiliki Ilah"
Yesus adalah "Manusia yang rakus"
Yesus adalah seorang "pemabuk"
Yesus adalah "Teman-pengumpul pajak dan orang berdosa"
Bagaimana ada orang yang dapat alasan bahwa tuduhan itu benar. Untuk mengambil hanya satu dari empat tuduhan TERHADAP Kristus dan mengklaim bahwa itu adalah benar, memutar kitab suci, mengambil itu di luar konteks, tetapi laki-laki dengan kata-kata halus menipu orang banyak dengan melakukan hal ini hal yang sangat.
Anda lihat, jika kita mengatakan Yesus adalah "sahabat orang berdosa" maka kita menyimpulkan bahwa tuduhan itu benar, dan kemudian Dia juga adalah seorang pemabuk dan orang rakus, serta Yohanes pembaptis memiliki setan (Allah melarang). Tentu saja ada hal-hal yang benar, sehingga kita dapat menyimpulkan bahwa Yesus adalah TIDAK teman berdosa, serta Dia TIDAK pemabuk, atau orang rakus, John juga tidak kerasukan setan.
Lihatlah ayat lain Ibrani 7:26 bahwa Dia disebut-sebut sebagai "dipisahkan dari orang-orang berdosa.
Ibr 07:26: Karena itu pantas bahwa kita harus memiliki sebuah Imam Besar, suci, polos, noda, terpisah dari orang-orang berdosa dan ditinggikan di atas langit;
Mari kita lihat Lukas 15:1-2: Sekarang semua pajak-pengumpul dan orang-orang berdosa datang dekat-Nya untuk mendengarkan-Nya. Dan orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat mulai menggerutu, mengatakan, "Orang ini menerima orang-orang berdosa dan makan bersama mereka."
di sini dalam ayat ini kita melihat lagi bahwa kata-kata tersebut  adalah tuduhan orang Farisi.
Allah mengenali pertobatan. "Tapi kalau orang fasik bertobat dari segala dosa-dosanya yang telah dia lakukan dan mengamati semua ketetapan-Ku dan keadilan praktik dan kebenaran, ia pasti akan hidup, ia tidak akan mati Semua pelanggaran yang ia telah berkomitmen tidak akan diingat terhadapnya.; karena kebenaran yang ia telah berlatih, dia akan hidup.
"Apakah saya harus berkenan kepada kematian orang fasik," demikianlah firman Tuhan ALLAH, "bukan bahwa ia harus berbalik dari jalan-Nya dan hidup? Tapi ketika orang benar berbalik dari kebenarannya, melakukan kecurangan, dan tidak sesuai dengan segala kekejian yang dilakukan orang fasik tidak, dia akan hidup Semua Segala kebenaran yang dilakukannya tidak akan diingat karena pengkhianatannya yang telah dia lakukan dan dosanya yang telah dia lakukan,? bagi mereka ia akan mati.
"Tetapi kamu berkata, 'Cara Tuhan tidak benar." Dengarlah, hai orang Israel! Apakah cara saya tidak benar? Bukankah cara Anda yang tidak benar?
"Ketika orang benar berbalik dari kebenarannya, melakukan kecurangan, dan mati karena itu, karena kesalahannya yang ia telah berkomitmen ia akan mati.
"Sekali lagi, ketika orang fasik bertobat dari kejahatannya yang telah dia lakukan dan praktek keadilan dan kebenaran, ia akan menyelamatkan nyawanya Karena ia menganggap dan berpaling dari semua pelanggarannya yang telah dilakukan, ia pasti akan hidup,. Ia harus tidak mati.
"Tapi rumah Israel mengatakan," Cara Tuhan tidak benar. " Apakah cara saya tidak tepat, hai kaum Israel? Bukankah cara Anda yang tidak benar karena itu Aku akan menghukum kamu,? Hai kaum Israel, masing-masing menurut tindakannya, "demikianlah firman Tuhan ALLAH. "Bertobatlah dan berpalinglah dari segala pelanggaranmu, sehingga kesalahan yang mungkin tidak menjadi batu sandungan bagi Anda. Cast menjauh dari Anda semua pelanggaran yang telah Anda lakukan, dan membuat dirimu hati yang baru dan semangat baru! Untuk mengapa Anda akan mati , hai kaum Israel Sebab Aku tidak berkenan kepada kematian seseorang yang harus ditanggungnya,? "demikianlah firman Tuhan ALLAH. "Oleh karena itu, bertobat dan hidup." (Yehezkiel 18:20-32)
Dalam semua perumpamaan di mana Yesus adalah teman berdosa menunjukkan bahwa "Sekali lagi, itu adalah Yesus Kristus menekankan hal Allah yang besar, penyayang, dan penuh kasih untuk pertobatan orang-orang yang berdosa.
Mari kita pergi untuk memeriksa beberapa kesempatan di mana ia mencatat bahwa Kristus tidak makan dengan laki-laki tidak mau bertobat - meskipun jelas bahwa mereka adalah orang-orang yang membayangkan diri mereka menjadi benar!
Kita tidak bersosialisasi sama sekali dengan orang-orang yang, setelah menjadi bagian dari Gereja Tuhan, yang melakukan dosa. Yesus penuh kasih sayang bagi orang berdosa karena Kristus datang ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa. Dia tidak datang untuk membuat orang berdosa merasa baik tentang diri mereka sendiri.
Beberapa orang berusaha untuk membenarkan kesalahan mereka dengan mengatakan, misalnya, bahwa Yesus menolak untuk mengutuk wanita yang tertangkap basah dalam perzinahan dan bahwa Dia menghabiskan banyak waktu-Nya makan dan minum dengan orang-orang berdosa.
Kata-kata Yesus kepada perempuan yang berzina, "Akupun tidak menghukum engkau" (Yoh. 8:11), dipenuhi dengan pengampunan, bukan toleransi. Dia tahu dosa sendiri, dan Dia tahu bahwa dia melakukan, sedangkan calon yang melempar batu tidak merenungkan mereka. Jadi Yesus harus berurusan dengan mereka terlebih dahulu. Tapi setelah Dia mengampuni wanita, perhatikan bahwa Yesus tidak mengatakan, "Pergilah, ikuti perasaan Anda, merayakan keragaman, dan mencoba untuk tidak menyakiti siapa pun." Dia berkata, "Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi." Untuk orang lumpuh, Dia menambahkan peringatan lebih lanjut: "jangan berbuat dosa lagi, supaya sesuatu yang buruk menimpa Anda" (Yoh. 5:14). Bahwa Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya dalam Kristus, tidak menghitung dosa-dosa manusia terhadap mereka. Dan dia telah berkomitmen untuk kami pesan dari reconciliation.2 Korintus 5:19
Allah membenci orang yang tidak mendahulukanNya "Allah tidak marah hanya terhadap dosa disarikan dari orang berdosa, tetapi melawan orang berdosa himself.Eg ketika Anda mengatakan Allah membenci pencurian, tapi mencintai si pencuri.. Ia membenci perzinahan, namun adalah senang dengan pezina ini tidak akan masuk akal.. dosa tidak memiliki karakter moral terpisah dari orang berdosa. kami juga tahu bahwa Allah menghakimi orang benar dan Tuhan marah dengan orang fasik setiap hari. " (Mazmur 7:11)
Amsal 30:12 ada generasi yang murni di mata mereka sendiri, namun tidak dicuci dari kekotoran mereka.
Allah membenci orang berdosa begitu banyak bahwa "untuk pengecut, yang beriman, menjijikkan, seperti bagi pembunuh, yang, cabul ahli-ahli sihir, penyembah berhala, dan semua pembohong, sebagian mereka akan berada di danau yang membakar dengan api dan belerang, yang merupakan kedua kematian. (Wahyu 21:8)
Amsal 6:16-19 Ada enam hal TUHAN membenci, tujuh yang menjijikkan baginya: mata angkuh, lidah berbohong, tangan yang menumpahkan darah tak berdosa, hati yang merencanakan skema jahat, kaki yang cepat untuk terburu-buru menjadi jahat, seorang saksi palsu yang mencurahkan kebohongan dan seorang pria yang membangkitkan perselisihan antara saudara-saudara.
Setiap orang yang lahir dari Allah tidak akan melakukan dosa. Dan orang-orang kudus yang dibuat bebas dari dosa untuk menjadi hamba-hamba kebenaran. Firman Allah, doa menjauhkan diri dari dosa dan juga kita perlu menjaga sejauh mungkin dari tempat berdosa dan orang-orang berdosa yang korup moral yang baik.
1 Yohanes 3:9 barangsiapa yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa, karena benih ilahi tetap ada di dalam dia dan ia tidak dapat berbuat dosa, karena ia lahir dari Allah.
1 Yohanes 5:18 Kita tahu bahwa setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa; tetapi ia yang lahir dari Allah menuruti sendiri, dan yang menjamah jahat dia tidak.
Ketika Tuhan berkata dia membenci orang-orang berdosa itu tidak berarti bahwa ia akan mentolerir orang berdosa atau orang-orang berdosa tidak dihukum. Cinta untuk orang-orang berdosa bukanlah alasan untuk tetap diam tentang dosa. Alkitab mengatakan dosa itu harus selalu mengaku, berduka atas, dibenci, berangkat dari, bahkan dihindari dalam penampilan dari semua bentuk, shoulded dijaga, untuk didoakan untuk menjauhkan diri dan dibebaskan dari dosa, meminta Tuhan untuk membersihkan dosa-dosa kita dengan berharga Darah Yesus Kristus. Kristus tidak hanya pengampunan orang berdosa yang bertobat, namun Dia mengembalikan mereka dalam citra Allah.
Allah mengasihi orang berdosa ketika orang berdosa dibersihkan dari sifat berdosa. Allah akan menerima orang berdosa bertobat yang datang melalui Yesus Kristus. Sebuah cinta sejati untuk berdosa adalah dengan berbicara kebenaran dalam kasih, mengoreksi, menegur dosanya dan tidak memungkinkan seseorang untuk hidup dalam dosa atau melanjutkan gaya hidup berdosa. The dukacita menurut kehendak Allah kita merasa harus menyebabkan kita untuk mengubah pikiran kita tentang cara kita telah bertindak dan hidup di masa lalu. Kesedihan kami harus membuat kita memutuskan untuk berhenti melakukan apa yang salah dan mulai melakukan apa yang benar. Ini adalah pertobatan.
Yohanes 3:16 Karena Allah begitu mengasihi dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Roma 5:6-8 untuk ketika kita masih tanpa kekuatan, pada waktunya Kristus telah mati untuk orang-orang durhaka. Untuk hampir untuk orang benar akan satu mati, namun mungkin untuk orang yang baik seseorang bahkan berani mati. Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, di ketika kita masih berdosa, Kristus telah mati untuk kita.
Yeremia 23:22 Tetapi jika mereka telah berdiri di nasihat saya, dan telah menyebabkan orang-orang saya mendengar kata-kata saya, maka mereka harus berubah mereka dari jalan mereka yang jahat, dan dari kejahatan perbuatan mereka.
Orang-orang fasik mendorong diri mereka dalam dosa dan juga Delight pada mereka yang melakukan dosa. Mereka juga memiliki alasan Alkitabiah banyak melakukan dosa dan untuk mempertahankan cara-cara berdosa mereka. Bila Anda mempertanyakan mereka, mereka mengejek dan membual tentang dosa-dosa mereka juga mereka mencoba untuk menggoda orang lain dan mereka juga menyalahkan orang lain Allah hakekat dosa mereka. Mereka telah menjadi spiritual Blinded yang disebabkan karena efek dari dosa, sebuah karya setan dan Menghasilkan segala kejahatan. Ketika umat Tuhan tidak taat kepada-Nya, Dia memungkinkan semangat kebutaan datang atas mereka.
Mazmur 64:5 mereka mendorong diri mereka dalam hal jahat: mereka komune peletakan jerat privily, mereka mengatakan, Siapakah yang akan melihat mereka?
Yesaya 3:9 Tunjukkanlah dari wajah mereka Maha saksi terhadap mereka, dan mereka menyatakan dosa mereka seperti Sodom, mereka menyembunyikannya tidak. Celakalah jiwa mereka! karena mereka telah dihargai jahat kepada diri mereka sendiri.
Amsal 14:09 Fools membuat mengejek dosa: tapi di antara orang benar ada mendukung.
Mazmur 10:11 Dia telah berkata dalam hatinya, Allah lupa: ia hideth wajahnya, ia tidak akan pernah melihatnya.
2 Petrus 02:14 Memiliki mata penuh perzinahan, dan itu tidak bisa berhenti dari dosa, jiwa tidak stabil memperdaya: hati yang mereka telah dilakukan dengan praktek tamak, anak dikutuk:
Amsal 10.16 The tenaga kerja dari tendeth benar untuk hidup: buah dari orang jahat dosa.
Kita juga tahu bahwa Cinta Sejati untuk Tuhan adalah membenci kejahatan.Orang yang tahu kehendak Allah dan yang mencintai kebenaran akan membenci dosa dan kejahatan.
Biarkan mereka yang mencintai Tuhan membenci kejahatan, karena ia menjaga kehidupan yang setia dan memberikan mereka dari tangan orang fasik. Mazmur 97:10
Membenci kejahatan, cinta yang baik, menjaga keadilan di pengadilan. Mungkin TUHAN Allah  akan mengampuni sisa hidup Yusuf. Amos 5:15
Karena takut akan TUHAN adalah membenci kejahatan, aku benci kesombongan dan keangkuhan, perilaku jahat dan pidato sesat. Amsal 08:13
Kita perlu menghilangkan diri kita dengan orang-orang yang terus-menerus berbuat dosa yang mendorong kita untuk berbuat dosa dan yang menolak untuk bertobat dan gaya hidup yang mencerminkan cara memberontak mereka. Kita harus sangat berhati-hati kepada siapa kita berteman.
Orang benar harus MEMILIH TEMAN NYA DENGAN SEKSAMA, untuk jalan orang fasik menyesatkan mereka "(Amsal 12:26).
Alkitab mengatakan bahwa perusahaan karakter merusak kejahatan itu baik (1 Korintus 15:33).
Allah telah memanggil kita untuk berjalan saleh dan menjauhkan diri dari dosa. Seorang teman yang saleh akan membawa Anda kepada Allah, Gereja, Kekudusan Ketuhanan, dan kebenaran.
kita tidak bisa menjadi teman semua orang. Firman Tuhan mengatakan - teman yang jahat, teman fasik akan merusak Anda.Kaki mereka lari menuju kejahatan, dan mereka membuat tergesa-gesa untuk menumpahkan darah tak berdosa, pikiran mereka adalah pikiran kedurhakaan, buang dan kehancuran berada di jalan mereka. Jalan damai tidak mereka kenal;, dan tidak ada keadilan di jalan mereka, mereka telah membuat diri mereka jalan bengkok, siapa pun mengambil cara yang tidak akan tahu kedamaian "(Yesaya 59:7,8).
"Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut" (Amsal 14:12).
Jangan memasuki jalan orang fasik, dan tidak berjalan di jalan kejahatan. Menghindari itu, tidak melakukan perjalanan di atasnya, berpaling darinya dan menyampaikan. Karena mereka tidak tidur kecuali mereka telah berbuat jahat, dan tidur mereka dibawa pergi kecuali mereka membuat seseorang jatuh. Karena mereka makan roti kefasikan, dan minum anggur kelaliman. Tetapi jalan orang benar itu seperti cahaya fajar, yang bersinar terang pernah sampai hari yang sempurna. Jalan orang fasik itu seperti kegelapan, mereka tidak tahu apa yang membuat mereka tersandung "(Amsal 4:11-19).
Anda tidak bisa berteman dengan dunia dan Tuhan. Jika kita memiliki persahabatan dengan teman-teman duniawi mereka akan mendorong kita untuk hidup dengan cara dunia dan mendorong kita untuk berbuat dosa dan akan menjauhkan kita dari mendengarkan Firman Tuhan. Dewa kata dan cara Ilahi adalah omong kosong kepada mereka pada akhirnya kita akan kehilangan Dewa kerajaan dan akhirnya kami akan berakhir di neraka.
James 4: pezinah dan penzina! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Siapapun karena ingin menjadi sahabat dunia membuat dirinya musuh Allah.
Kita bisa mengidentifikasi teman-teman yang salah dalam hidup kita dengan buah mereka. Teman-teman yang buruk dipenuhi dengan kemarahan dan kepahitan yang yang gaya hidup, tujuan, ajaran, moral konflik dengan kata Dewa, yang menawarkan salah menyarankan salah berdoa, yang gosip, yang hanya dalam waktu yang baik dan berjalan ketika Anda jatuh.
Setiap dosa memiliki konsekuensi sendiri dan menuntut harga yang berat. Hasil akhir dari dosa adalah kematian dan kehancuran. ". Sebab upah dosa adalah maut" (Roma 6:23) beberapa contoh adalah.:
1) Ham & Nuh (Kejadian 9:20-27) yang terlibat dalam melihat tubuh telanjang Maka Ham putra Kanaan dan keturunannya dikutuk (Kanaan masa depan)
2) Malaikat mengambil istri manusia (Kejadian 6:1-12, Yudas 6-7, 2 Petrus 2:4) yang memanjakan dalam percabulan kotor dengan "daging aneh" dan sebagai sebagai hasil bumi yang korup dan penuh kekerasan ditentukan Allah untuk menghancurkan kemanusiaan oleh banjir.
3) Sodom Gomora & (Jude 6-7, Kejadian 18:16-33, Kejadian 19:1-29, Yehezkiel 16:48-50) terlibat dalam Homoseksualitas, Pride, Gluttony yang mengakibatkan Kedua kota dan wilayah sekitarnya adalah dihancurkan oleh Allah.
4) Lot & putrinya terlibat dalam Incest (Kejadian 19:30-38) karena Daughters nya tidak memiliki iman bahwa Tuhan akan menyediakan bagi mereka yang mengakibatkan Keturunan (Amon dan Moab) menjadi musuh membenci umat Allah.
Dewa mengatakan bahwa kata "Aku menulis Anda dalam surat saya tidak bergaul dengan orang-orang sundal - tidak sama artinya semua orang di dunia ini yang tidak bermoral, atau serakah dan penipu, atau penyembah berhala Dalam hal ini Anda harus. meninggalkan dunia ini Tapi sekarang saya menulis Anda bahwa Anda tidak harus bergaul dengan siapa saja yang menyebut dirinya saudara tetapi seksual tidak bermoral atau serakah, penyembah berhala atau pemfitnah, pemabuk atau penipu.. Dengan orang seperti itu bahkan tidak makan. Apa urusannya dengan saya untuk menilai orang-orang di luar gereja Apakah Anda? tidak menghakimi mereka dalam? Allah akan menghakimi mereka di luar. "Mengusir orang jahat dari antara kamu" (1 Korintus 5:9-13).
Hal ini benar-benar dilaporkan bahwa ada percabulan di antara kamu, dan dari jenis yang tidak terjadi bahkan di antara orang-orang kafir: Seorang pria memiliki istri ayahnya. Dan Anda bangga! Bukankah seharusnya Anda lebih telah diisi dengan kesedihan dan telah menempatkan keluar dari persekutuan Anda orang yang melakukan ini? ... Ketika Anda berkumpul dalam nama Tuhan kita Yesus dan saya dengan Anda dalam semangat, dan kekuatan dari Tuhan kita Yesus hadir, tangan pria ini kepada Iblis, sehingga daging bisa hancur dan rohnya diselamatkan pada hari Tuhan. (1 Korintus 5:1-5)
Dear teman, jangan meniru apa yang jahat, tetapi apa yang baik. Siapapun yang melakukan apa yang baik adalah dari Allah. Siapapun yang melakukan apa yang jahat belum melihat Tuhan. 3 Yohanes 1:11
Lebih baik, jika itu adalah kehendak Tuhan, menderita karena berbuat baik daripada karena berbuat jahat. 1 Petrus 3:17
Hardiklah tetangga Anda terus terang sehingga Anda tidak akan berbagi dalam kesalahannya. Imamat 19:17

Bagaimana Menjadi seorang Kristen yang lebih baik



Apa artinya menjadi seorang Kristen yang baik? Jika Anda survei acak kelompok orang yang mereka masing-masing akan memiliki ide-ide yang sangat spesifik tentang apa yang seorang Kristen yang baik akan terlihat atau bertindak seperti. Sebuah gereja biasanya menuntut hal-hal tertentu dari anggotanya tergantung pada denominasi atau buatan manusia doktrin. Dalam banyak kasus persyaratan ini tidak ada hubungannya dengan apa yang Tuhan inginkan.
Terlalu sering orang Kristen dipenuhi dengan keraguan karena pembatasan dimasukkan kepada mereka oleh orang lain. Kabar baiknya adalah hanya Tuhan yang dapat memberitahu Anda apa yang Dia harapkan dari Anda. Tidak apa-apa untuk mendengarkan pendapat lain, tapi pada akhirnya itu hubungan pribadi Anda dengan Yesus yang penting.

MemaafkanDalam rangka untuk menjadi Kristen yang lebih baik itu penting bahwa kita tidak hanya mengampuni orang lain, tetapi kita juga harus memaafkan diri sendiri. Jika kita menolak untuk memaafkan kita akan menjadi marah dan pahit. Kita semua mengacaukan dari waktu ke waktu. Maafkan dan melanjutkan.

Jangan menghakimi sesamaLukas 06:37 mengatakan, "Jangan menghakimi, dan Anda tidak akan dihakimi Jangan mengutuk,. Dan Anda tidak akan dihukum. Maafkan, dan Anda akan diampuni." Kristen yang kuat mengerti bahwa Tuhan hanya bisa menilai hati seseorang. Ada kalanya isu harus ditangani, tetapi dalam banyak kasus lebih baik untuk keluar dari jalan dan membiarkan Tuhan melakukan pekerjaan-Nya. Berlawanan dengan kepercayaan populer, Dia bisa mengurus hal-hal yang jauh lebih baik daripada yang kita bisa.
Baca AlkitabMemisahkan waktu untuk membaca dan mempelajari Alkitab. Dalam rangka untuk menjadi seorang Kristen yang lebih baik Anda harus tahu siapa Allah dan apa yang Dia harapkan dari Anda. Kristen yang tidak pernah membaca Alkitab seperti orang buta tanpa pemandu. Jika Anda menganggap diri Anda seorang Kristen seharusnya tidak menjadi pilihan.
BerdoaSatu-satunya cara untuk mengenal Allah secara pribadi adalah berdoa. Banyak orang menganggap doa percakapan satu-cara formal dengan entitas impersonal. Doa sebenarnya adalah sebuah percakapan dua arah dengan seseorang yang kebetulan menjadi Allah. Untuk menjadi Kristen yang lebih baik kita harus mencoba untuk menjadi lebih seperti Yesus, dan cara terbaik untuk melakukannya adalah untuk menghabiskan waktu bersama-Nya dalam doa.
BeasiswaMenghabiskan waktu dengan orang Kristen lainnya. Bukan yang negatif, tetapi mereka yang mendorong Anda. Bergaul dengan para pemikir positif sebanyak mungkin dan menghindari orang-orang yang menyebabkan Anda melakukan hal-hal yang Anda tahu bahwa Anda tidak seharusnya.

menolong orang lainSalah satu cara terbaik untuk menjadi seorang Kristen yang lebih baik adalah untuk membantu orang lain. Temukan sesuatu yang menyenangkan untuk dilakukan bagi seseorang setiap minggu. Dapatkan terlibat dalam gereja atau amal lokal favorit. Ambil seorang tunawisma untuk makan siang. Kemungkinan tidak terbatas. Ketika kita melayani orang lain manfaat pribadi yang beragam.
Bagikan pengalaman/KesaksianApa yang telah Tuhan lakukan bagi Anda? Apakah Anda bersyukur atau marah? Kita tidak bisa membantu tetapi berbicara tentang hal-hal yang telah membuat kita yang kita. Bahkan jika Anda sudah berada di tempat yang sulit, pikirkan kembali masa-masa ketika Ia memimpin Anda keluar dari badai. Berbagi kesaksian Anda tidak hanya akan memperkuat iman Anda, juga akan mendorong orang lain.
KesimpulanMenjadi seorang Kristen yang lebih baik bukan tentang membersihkan tindakan Anda atau mencoba untuk melihat cara tertentu. Ini tentang mendapatkan untuk mengenal Allah. Anda mungkin menjadi yang terbesar sekrup-up sekitar, tetapi jika Anda mulai mengembangkan hubungan dengan Yesus Kristus Anda akan menjadi orang yang lebih baik. Berhentilah mencoba untuk memperbaiki masalah Anda dan menyerahkan mereka kepada-Nya. Jangan terlalu keras pada diri sendiri ketika Anda mengacaukan. Mintalah Tuhan untuk mengampuni Anda, membuat hal yang benar dengan mereka yang Anda terluka, dan kembali lagi.
Semoga Tuhan memberkati Anda dan mendorong sebagaimana Dia mengungkapkan tidak hanya rencana-Nya bagi Anda, tapi juga cinta tanpa syarat-Nya dan karunia.

Penafsiran Mazmur 1:1-6




Mazmur 1:1-6
1:1 Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh,
1:2 tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.
1:3 Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.
1:4 Bukan demikian orang fasik: mereka seperti sekam yang ditiupkan angin.
1:5 Sebab itu orang fasik tidak akan tahan dalam penghakiman, begitu pula orang berdosa dalam perkumpulan orang benar;
1:6 sebab TUHAN mengenal jalan orang benar, tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan.

Dalam kitab Mazmur ini, ada tiga kelompok orang yang berbahagia di dunia ini:
1.       Kelompok pertama adalah mereka yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik
2.       Kelompok kedua adalah mereka yang tidak berdiri di jalan orang berdosa
3.       Kelompok ketiga adalah mereka yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh.
Orang fasik
Dalam Alkitab orang fasik (ungodly, wicked) tidak ada tempat dalam kerajaan sorga.   Oleh karena itu dalam ayat ke 5 dari buku Mazmur ini mengatakan bahwa mereka tidak akan tahan dalam penghakiman.
2 Timotius 2:16 menerangkan bahwa orang fasik senang untuk berkata-kata omong kosong, sehingga menambah kefasikannya.  Dan orang fasik itu identik dengan kelaliman atau kekejaman (Amsal 10:6).
Kitab Ayub 36:13 berkata bahwa yang namanya orang fasik , mereka suka menyimpan kemarahan di dalam hati mereka.  Bahkan Yesaya 9:17 berkata bahwa orang fasik itu seperti membakar tanaman dan menjalar sampai ke akar tanaman yang menghabiskan seluruhnya dan asapnya mengepul sampai ke atas tinggi.
Oleh karena itu Tuhan akan membakar orang fasik pada kedatanganNya dalam melaksanakan pehukuman bagi mereka (Maleakhi 4:1).

Pencemooh
Orang yang suka mencemooh dikatakan juga dalam ayat 5 kitab Mazmur pasal pertama bahwa mereka tidak akan berada dalam kerajaan sorga sebagaimana orang fasik.
Mengapa pencemooh tidak akan berada di sorga?  Dalam Amsal 13:1 berkata bahwa mereka ini tidak akan mendengar hardikan dan nasihat untuk bertobat dari kejahatannya.  Mereka tidak suka ditegor oleh karena kejahatan yang mereka lakukan (Amsal 15:12). 
•       Dalam kutipan pena yang diinspirasikan Tuhan berkata:   “Tidak ada dosa yang lebih besar di hadapan Allah dan yang sangat berbahaya bagi jiwa manusia selain dosa kesombongan dan merasa sudah cukup baik.  Dari semua dosa, inilah dosa yang paling tak ada harapan untuk dapat disembuhkan. “(Christ Object Lesson, 154)
Memang orang yang merasa diri cukup dan sombong, tidak akan menerima tegoran dan nasihat.  Sehingga ini sangat berbahaya bagi keselamatan mereka.  Inilah dosa yang paling tidak ada pengharapan untuk dapat disembuhkan.  Raja Daud dalam Mazmur 1 mengantisipasi kita supaya tidak jatuh di dalam dosa yang dilakukan kelompok orang pencemooh ini.

Orang berdosa
Kelompok orang berdosa dalam Mazmur pasal 1 disini bukanlah dimaksudkan secara umum, tetapi secara khusus.  Mazmur 1:5 lebih khusus mengarahkan kepada orang berdosa itu.  Dikatakan bahwa orang berdosa yang dimaksudkan adalah mereka yang tidak mau atau tidak tahan dalam perkumpulan orang benar.  Ini mengarahkan kepada kumpulan berbakti jemaat Tuhan.  Inilah dosa khusus yang dimaksudkan tadi.
Ibrani 10:25 berkata bahwa janganlah kita pernah menjauhkan diri dalam perkumpulan berbakti dari orang-orang benar.  Ini menunjang maksud dari Raja Daud dalam Mazmur 1.  Karena di dalam perbaktian ini akan didapatkan berkat rohani yang besar dan menunjang untuk keselamatan orang percaya.

Kesimpulan
Marilah kita semua melakukan ketiga perkara yang diatas tadi.
1.       Janganlah kita mengikuti nasihat orang fasik, karena jelas akan mengarahkan kita kepada kebinasaan kekal.
2.       Jangan juga kita cenderung berteman dan melakukan  bersama-sama orang yang suka untuk mengejek atau menghina sesame, agar kita tidak dibinasakan pada hari penghakiman nanti.
3.       Janganlah menghindar selalu dalam perbaktian umat-umat Tuhan yang benar.  Karena disinilah kita akan mendapatkan berkat yang mengarahkan kepada hidup yang kekal.